Desain interior minimalis

Desain interior minimalis merupakan salah satu desain interior yang memiliki banyak peminat saat ini. Bukan hanya terlihat modern saja namun memiliki keungulan-keungulan di banding interior design lainnya. Bagi orang awam, sekilas saja bisa mengetahui bahwa desain interior minimalis memang memiliki daya pikat tinggi. Sekilas akan terlihat lebih simple, modern dan elegan. Namun lebih dari itu, karena sejatinya desain interior jenis ini tidak hanya menekankan pada keindahan tata ruang saja, tapi juga menekankan pada pemanfaatan ruang secara efektif dan efisien.

Dalam perencanaan desain interior benar-benar sangat diperhatikan dalam tata keseimbangan ruang yang di butuhkan. Penggunaan berbagai elemen desain dan dekorasi yang  terstruktur, sistematis, fokus pada detail serta pemanfaatan tata ruang yang optimalkan sebaik mungkin juga akan memberikan kesan yang lebih lapang pada ruangan sempit. Sehingga tidak salah jika kebanyakan interior minimalis banyak diaplikasikan pada ruang sempit, namun tetap sedap dipandang dan tidak terlihat sumpek.

Desain interior minimalis dengan keseimbangan sempurna

Dalam perencanaan desain interior minimalis ada beberapa point penting yang mesti diperhatikan salah satunya ialah faktor keseimbangan. Berikut ada beberapa contoh keseimbangan yang dapat menyempurnakan dalam perencanaan interior minimalis.

  1. Keseimbangan simetris

Keseimbangan simetris atau simetrikal dalam desain interior minimalis adalah salah satu faktor pemikat dari kebanyakan masyarakat yang ingin mengadopsi desain ini pada rumah mereka. Keseimbangan simetris memiliki kesatuan yang lebih simetris mulai dari dekorasi, pengunaan perabotan, pengunaan warna yang seimbang tidak berlebihan dan terlihat lebih simple. Penekanan pada berat visual dari elemen-elemen desain yang terbagi secara merata baik dari segi vertikal maupun horizontal. Mengandalkan keseimbangan dua elemen yang mirip dari dua sisi yang berbeda. Kondisi pada keseimbangan simetris merupakan gaya umum yang sering digunakan untuk mencapai suatu keseimbangan dalam desain. Walaupun memikat namun kadangkala gaya simetris ini lebih terlihat terlalu formal dan di rencanakan.

  1. Keseimbangan asimetris
READ  Desain Ruang Tamu Unik

Keseimbangan asimetris sendiri lebih menekankan pada  berat visual elemen desain yang tidak merata pada poros tengah halaman. Visual di mainkan dalam skala, kontras warna nantinya di gunakan untuk  mencapai keseimbangan secara nonformal dan cenderung tidak beraturan. Sebagai contoh ada bebrapa desain interior yang menggunakan keseimbangan asimetris ini pada ruangan seperti penggunaan gambar yang begitu besar di imbangi dengan teks kecil, di padu dengan permainan warna, kontras dll. Adapun tujuan pengunaan keseimbangan asimetris sendiri untuk  mengugah emosi pembaca, yang dapat menghasilkan ketegangan visual.

  1. Keseimbangan radial

Sedangkan keseimbangan radial sendiri lebih menekannkan visualisali yang terpusat di tengah. Semua elemet memang ditujukan dan tersusun pada tengah-tengah sehingga pemilik rumah akan lebih terfokus pada penggunaan prabotan atau benda-benda yang menjadi fokus dari keseimbangan radial ini.

Itulah beberapa contoh desain interior minimalis dengan keseimbangan sempurna yang bisa anda terapkan pada rumah minimalis anda, semoga membantu.