Faktor Yang Harus Dilibatkan Dalam Penataan Ruang Tamu

Ruang tamu memang bukan merupakan ruang utama yang wajib ada pada setiap rumah. Namun jika memiliki lahan dan ruang, maka tidak ada salahnya membuat salah satu ruangan dirumah untuk dijadikan ruang tamu agar tamu bisa nyaman saat berkunjung. Untuk itu, penataan ruang tamu perlu diperhatikan dengan seksama. Karena dalam hal ini bukan hanya kenyamanan penghuni saja yang menjadi perhatian, tapi juga kenyamanan tamu yang datang berkunjung ke rumah. Jika ruang tamu nyaman dan menarik, maka tamu akan betah berlama-lama dirumah.

Penataan ruang tamu

Dalam menentukan penataan ruang tamu, ada berbagai faktir yang harus menjadi perhatian. Berikut diantara faktor utama:

Bentuk tata ruang

Bentuk tata ruang tamu memang biasanya tergantung dari konsep keseluruhan rumah itu sendiri. Ruang tamu dengan bentuk tata ruang kotak persegi simetris cenderung lebih mudah untuk ditata dan direncanakan desainnya. Beda halnya dengan ruang tamu yang memiliki bentuk memanjang. Biasanya akan lebih sulit dalam tata ruang karena bentuk kurang ideal. Dibutuhkan berbagai trik yang kreatif jika ingin membuat ruang tamu dengan bentuk memanjang agar bisa nyaman untuk ditempati para tamu.

Konsep ruang tamu

Konsep ruang tamu secara general juga perlu dipehatikan. Misalnya saja jika anda ingin membuat rang tamu menjadi area yang lebih privat, maka anda perlu menambahkan penyekat baik berupa tembok ataupun penyekat khusus yang memiliki ventilasi dan ukiran. Selanjutnya ada juga konsep inimalis. Untuk ruang tamu dengan konsep ini maka tata ruang minim akan aksen mencolok atau berlebihan. Ada juga ruang tamu dengan konsep terbuka. Konsep ini membuat ruang tamu tidak memiliki barier atau penyekat dan masih satu area dengan ruangan lain. Biasanya konsep ini digunakan untuk rumah ebrgaya modern. Ruang tamu bisa digabung dengan ruang keluarga atau ruang tamu.

READ  Interior Rumah Mewah Modern

Sirkulasi ruang tamu

Sirkulasi udara juga perlu diperhatikan dalam penataan ruang tamu agar ruangan tidak hanya nyaman tapi juga sehat. Sirkulasi udara yang baik akan menghasilkan udara yang berkualitas. Agar sirkulasi udara terjaga dengan baik, pilihlah sistem ventilasi yang sesuai. Anda bisa menerapkan sistem ventilasi mekanik maupun natural. Sesuai jenis ventilali dengan arsitektur rumah. Kalaupun anda menggunakan ventilasi dengan sistem mekanik, anda masih bisa memaksimalkan sirkulasi udara dengan memasang ventilasi tambahan diatas jendela. Atau anda juga bisa memasang jendela berukuran di ruang tamu. Sehingga udara segar dari luar bisa masuk dengan lebuh mudah.

Pencahayaan ruang tamu

Dalam menata ruang tamu, faktor pencahayaan meupakan salah satu faktor utama. Pencahayaan bisa mempertegas konsep ruangan yang ingin ditonjolkan. Misalnya saja jika anda ingin mengusung konsep minimalis, maka anda lebih memanfaatkan sumber cahaya alami seperti cahaya matahari. Dengan begitu, anda memanfaatkan pencahayaan melalui pemasangan jendela berukuran besar atau dengan memasang cermin horizontal pada dinding ruang tamu agar refleksi cahaya dari cermin memberikan ilusi ruangan tampak lebih luas.

Pemilihan furnitur ruang tamu

Faktor selanjutnya dalam penataan ruang tamu ialah pemilihan dan tata letak furnitur. Sesuaikan jenis furnitur dengan konsep desain interior. Misalnya jika anda mengusung konsep minimalis natural maka anda fokus pada furnitur dengan aksen minim dan warna-warna alam seperti warna coklat kayu, hijau daun, dsb. Pengaturan tata letak furnitur bisa dipilih sesuai selera. Jika ingin ruangan terlihat lebih luas, pasang sofa dengan bentuk L.