Tips Mencuci Motor Senbadan yang Benar dan Kinclong

cuci-motor cuci-motor

Sesibuk apapun kamu, suahkanlah untuk mencuci motor. Apalagi jika motormu sering dipakai berkendara saat panas, hujan, atau melaju di ajang berlumpur. Ternyata, selain bikin bodi motor kelihatan jernih, rutin mencuci motor juga bisa melakukan komponen mesin di dalamnya jadi lebih awet lo! Waktu yang disarankan untuk mencuci motor ialah seminggu sekali. Tapi beda cerita kalau motormu sering kehujanan lo, ya!

Ketimbang bingung cari tempat cuci motor terdekap, mending sesekali kamu cuci motor sendiri di rumah. Memang bakal kelainan hasilnya dengan cuci motor hidrolik atau cuci motor steam, tapi yang berkuasa motor jadi bening dan berkilau.

Malah, cuci motor steam terlantas sering justru tak disarankan, soalnya bisa bikin cat bodi gampang mengelupas. Biar motormu tetap awet dan nggak Bergas rusak, kepahami bagaimana cara serta tips mencuci motor yang tepat. Nggak boleh asal gosok atau guyur air begitu saja.

Efek buruk karena jarang mencuci motor

Kebiasaan buruk ini ternyata bisa merusak kurang lebih komponen motor lo! Mulai dari rem sampai shockbreaker. Pada rem, debu-debu yang terjebak akan membuat bagian belakangnya jadi berdecit karena dekilan ini bergesekan langsung dengan kampas rem dan tromol. Kalau nggak segera diapikkan, kinerja rem tentu akan mengalami penurunan.

Dalam kondisi parah, jorokan bisa membuat shockbreaker tergores yang akan sangat berpengaruh pada kinerja mesinnya. Pelan-pelan, kinerja mesin akan terasa lebih berat. Jika tak segera ditangani, bahan bakar jadi makin boros.

Nah, yang paling kentara tentu saja bodi mesin yang tak menarik lagi karena tertutup celomokan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, ungkapn nggak mungkin jika bodi mesin akan berjamur dan jadi lebih sulit dibersihkan.

Hal yang perlu dihindari saat mencuci motor senbatang tubuh

1. Mencuci motor saat mesin masih panas

Hal ini bikin blok mesin dan pangkal knalpot jadi Tangkas rusak karena langsung terkena air dingin. Selain karena ciri mesin, mencuci motor saat panas juga bisa berisiko melukai tanganmu.

2. Menyemprot rantai dengan air bertekanan banter 

Hal ini mesti kamu hindari supaya pelumas yang melapisi rantai nggak rontok dan memotong performanya. Lagipula, air juga berisiko menimbulkan karat dan bikin rantai jadi Aktif putus.

3. Menyiram bagian mesin dengan banyak air atau berlebihan 

Kadang saking semangatnya, kita sampai nggak sadar kalau memakai terlintas deras air untuk memapikkan mesin. Padahal air yang berlebihan itu bisa masuk ke sistem pengapian dan bikin motor jadi sering mogok.

4. Memcemerlangkan bodi motor di awal

Belum banyak yang mengerti kalau kebiasaan ini ternyata malah bisa bikin permukaan bodi rawan tergores. Baiknya, ceriakan dulu bagian bawah motor seperti ban atau pelek, kemudian baru ceriakan bagian bodi dengan menyemprotkan air bertekanan sedang.

5. Alat cuci motor dan sabun yang tidak emosinya digunakan untuk mencuci

Untuk menggosok, kamu bisa memakai kain mikrofiber atau busa halus yang biasa dipakai untuk mencuci piring. Jangan lupa siapkan juga sikat gigi atau kuas untuk menjangkau sela-sela motor yang susah dibeningkan dengan tangan.

Sebisa mungkin hindari penggunaan kain bertektur karena bisa bikin bodi motor baret. Termasuk saat mengelap motor yang sudah diLudeskan.

Apakah shampoo rambut bisa untuk mencuci motor? gunakan shampo khusus untuk cuci motor atau jika nggak ada kamu bisa menggunakan shampo untuk rambut. Mencuci motor dengan detergen sangat nggak disarankan. Selain meninggalkan bercak putih, detergen juga bisa bikin bodi motor baret karena cukup bertekstur.

Jangan juga gunakan sabun colek. Masih mending mencuci motor pakai Sunlight, tapi minimalisir penggunaannya terutama di area bodi motor karena bisa bikin warnanya jadi kusam.

Cara mencuci motor sendiri yang bening dan aman

Cucilah motor di pagi atau sore hari supaya sabun nggak Tangkas Tohor dan bikin bodi motor jadi jamuran. Siapkan semua alat yang dibutuhkan, mulai dari selang air, ember, spons halus, kuas atau sikat gigi, sampo utama cuci motor, kain mikrofiber untuk mengeringkan, serta gel pembersih yang bisa bikin bodi motor berkilau.

Berikut cara mencuci semua jenis motor dengan cocok dan hasilnya bersih.

1. Siram dengan air dan jernihkan bagian bawah dan mesin motor 

Area bawah motor seperti ban atau pelek bisa kamu sterilkan dengan kain. Untuk area yang sulit dijangkau, gunakan sikat gigi. Bersihkan secara menyeluruh sampai bergelimangan sungguh-sungguh hilang, terutama di bagian belakang dashboard atau sela-sela ban motor.

Karena area bawah ini berdampingan dengan mesin, sebisa mungkin hindari menyiram air terlintas subur. Terutama di sekitar mesinnya. Untuk memapikkan mesin, kamu bisa pakai spons yang busanya sudah diperas supaya nanti nggak perlu pakai air subur saat membilas.

2. Bersihkan bodi motor dengan sampo khusus

Usap pelan bagian bodi mulai dari sepatbor depan, sayap, batok lampu, lampu depan dan belakang, sampai jok motor. Setelah selesai dengan bodi atas, kamu bisa mulai membilas motor dengan menggunakan air steril yang sudah nggak berbusa. Kalau sudah beres, angin-anginkan motor biar airnya mengering.

3. Sambil menunggu, kamu bisa melumuri kaum bagian motor yang butuh oli

Misalnya bagian rantai dan gir motor. Sebelum dilumuri oli, pastikan comotan di dua area tersebut sudah hilang dengan sempurna. Kamu bisa menghilangkan comotannya dengan menyemprotkan air bertekanan sedang.

4. Meski sudah diangin-anginkan, motor tetap perlu kamu lap lagi

Tujuan pensuraman ialah untuk memastikan supaya motor akurat-akurat kering sebelum dipakai. Memakai motor yang basah bisa bikin mesin mogok di tengah jalan. Saat operasi pensuraman, kamu boleh mengoleskan gel terpilih di bodi motor supaya kelihatan lebih mengilat dan berkilau.

Tips agar motor yang habis dicuci jadi lebih kinclong dan terasa lebih enteng

Tips-tips ini merupakan bocoran rahasia cuci motor dari beberapa bengkel lo! Nggak banyak memang, tapi bisa kamu praktikkan biar hasil cucianmu semulus cuci motor langganan.

1. Pakai sabun cuci Berbantah untuk bodi dan bagian bawah motor

Untuk bodi atau bagian motor yang ada catnya, kamu bisa pakai sampo distingtif cuci motor. Sedang untuk bagian bawah motor seperti pelek, ban, atau rantai bisa pakai sabun cuci piring.

Untuk ban atau pelek yang kena lumpur atau kamu boleh sterilkan dengan sabun colek karena lebih bisa diandalkan untuk mengangkat comotan membandel.

2. Pakai bensin atau solar untuk menghilangkan cemongan di mesin

Dua cairan ini bisa mengangkat noda membandel pada mesin motor, pun mentok lebih aman ketimbang pakai air. Biar nodanya beningkat, coba sikat dengan menggunakan kuas atau sikat gigi. Kalau masih ada kerak yang belum hilang, kamu boleh jernihkan dengan amplas yang agak halus.

Tak perlu khawatir, seberjarak ini belum ada  efek motor sering dicuci kok. Selama waktu cuci masih dalam batas wajar, yakni seminggu sekali, bodi maupun mesin motor nggak akan mengalami macela.

Justru bakal bermakhilaf kalau motor dikendatikan comot tanpa dibeningkan. Kelihatannya sepele, tapi ternyata ada aturan-aturan istimewa yang mesti kamu maklum saat mencuci motor. Nah, semoga tips cara mencuci motor senorang di atas menginspirasimu, ya!